kehilangan

aprian - January 23rd, 2012

Diam kau! Nggak usah tanya pun aku sudah tahu! Kelihatan jelas dari muka kalian, tuh!

Matamu mengatakan kalau kau telah kehilangan sesuatu dan kau nggak bisa melupakan rasa kehilangan itu! Saat ini pun kau terus terpaku di situ, kan?

Kau bahkan nggak mau berusaha melangkah pergi dari situ, matamu sudah menceritakan semua padaku! Begitu sadar dan melihat sekeliling, ternyata sudah nggak ada siapa pun di sekitarmu. Yang ada hanyalah kebosanan yang menemanimu

Lalu, kau mengira kebosanan itu muncul gara-gara kehilangan yang kau alami. Aku benar kan? Yah … sia-sia saja bicara pada pengecut sepertimu, sih … kau nggak akan ngerti

– Harumichi Boya (Crows – 14)

 

0 Kata

Jejak Langkah

aprian - December 16th, 2010

Eh tunggu, berapa? Hmm, cukup banyak juga ya? Waktu seperti berlompatan tidak dalam deret hitung tapi dalam deret ukur. Tanpa sadar angkanya sudah cukup banyak. Dengan angka seperti itu, harusnya sudah banyak yang kulakukan. Tapi ketika kulihat kebelakang, tak terlihat jejak apa-apa.

***

Kamu pernah berjalan di bibir pantai? Ketika kita berjalan jejak langkah kita sesaat tertinggal di pasir pantai yang basah terkena air laut. Hanya sesaat ia ada sebagai bukti bahwa kita pernah melangkah disana, tapi tak lama air laut datang dan menghapus jejak kita seakan-akan kita tidak pernah hadir. Pantai kembali seperti perawan yang tak terjamah.

Mungkin yang kulalui sama seperti berjalan di pasir pantai. Jejak yang lalu sudah hilang, mungkin terlupa olehku atau memang aku tak pernah melaluinya, hanya diam di bibir pantai dan bertanya-tanya mana jejakku?

Daripada mendura memikirkan jejak yang hilang, kenapa kita tak berlari menari dan menciptakan jejak-jejak baru dan tak peduli apakah jejak itu nantinya hilang tersaput air laut. Mari kita menari, mencipta jejak dan biarkan kaki melangkah sesuai kehendak.

4 Kata

untuk apa tahu lebih dulu?

aprian - September 12th, 2010

Lalu untuk apa tahu lebih dulu tapi  tidak bisa mengubahnya? Seperti berdiri di  pasir hisap yang perlahan menelan kita,  tanpa kita bisa berbuat apa-apa selain berharap ada keajaiban datang menyelamatkan kita.

Lalu untuk apa tahu tahu lebih dulu?

3 Kata

Coklat buat loe

aprian - September 9th, 2010

Gue tu gak pinter bikin loe ketawa, tapi gue yakin coklat ini bisa. Makanya gue beliin coklat, biar loe bisa ketawa lagi … :)

0 Kata

Seperti kacang

aprian - May 5th, 2010

Kalau 5, 10 atau 15 menit sih gak papa. Atau kalau urgent. Tapi kamu …“, jawabnya galak.

Ya habis nelpon kamu itu kayak makan kacang, gak bisa berhenti kalau belum habis“.

30 second ya?“, balasku.

Ia diam, tak menjawab pesan singkatku.

*tuuut… tuuut … tuuut*

Ya?” Sahutnya ketus menjawab panggilan teleponku.

30 second ya?” tanyaku langsung.

Ia tak menjawab, dan itu artinya iya. Dan aku tahu ini tak akan menjadi 30 detik saja.

***

I used to hide and watch you from a distance
And I knew you realized
I was looking for a time to get closer
At least to say “Hello”
And I can’t stand to wait ‘till night is coming to my life

~endah n rhesa – when you love someone~

7 Kata