Selamat Ulang Tahun

aprian - December 9th, 2004

Selamat Ulang Tahun Maria Valerina Oriana

Selamat Ulang Tahun Pagi … :)

3 Kata

a b c d e

aprian - December 2nd, 2004

A B C D E F G H I L O V E Y O U V W X Y Z

10 Kata

kacau @#$#@$!@

aprian - November 30th, 2004

Jadi pengen menggerutu….

Spam dateng bertubi2 sampe capek ngapus-ngapusnya lewat phpmyadmin. Coba-coba pasang spam plugin, ternyata gak bener-bener. Gak bisa jalan juga. Oprak-oprek sana sini gagal terus. Eh gue kelupaan file apa yg udah diedit. Jadi bingung mo balikin lagi. Buat yg mau comment maaf maaf ya bakal rada ribet dikit ntar.

Kerjaan belum kelar. Yang dd begadang ampe jam 6 pagi gini ngerjainnya. Konsentrasi berkurang, suka salah-salah. Ya salah ketik, salah klik, salah make keyword, salah teknik. Tadi pas udah kelar baru nyadar kalo gue salah set dari awal. Bego ya ?.

Yang buat disduk bogor juga gak kelar. Harusnya dari kemarin mulai coding, tapi berhubung yang dd belum kelar, ya belum mulai juga. Padahal lagi BU banget. Ini cepet kelar, ya cepet punya duit.

Beliin komputer buat adik juga belum bisa. Duit-nya kenapa jadi lenyap entah kemana. Gue mo nagihin yg ngutang-ngutang ma gue juga males. Gue pengen kesadaran mereka buat bayar. Tapi kalo gak ditagihin, kenapa gue yang ngutangin malah jadi kere dan susah gini ya ?… :(

Tadi ke citoz mau bawain titipan wine buat temen, eh winenya ketinggalan di cibinong.. *blah !*. Makan di izzi pizza, pizza-nya aneh banget. Antara enak dan nggak siy. Enaknya, rasa tunanya kerasa banget di lidah , makannya dibayarin dan pulangnya dianterin. Gak enaknya, gak ada yg pan pizza. Jadi aja pizza segambreng makan sendirian. Mana lengket-lengket banget, susah motongnya. Kenyang tapi pegel motong pizza.

Akhir tahun makin deket. Udah tinggal sebulan lagi. Gue paling benci kalo dah akhir tahun gini. Gue paling nggak seneng tahun baru. Soalnya kalo tahun baru artinya umur gue nambah, which mean gue jadi makin tua !@2!#@!##$@. Dan kalo ngeliat ke sekeliling, dengan umur gue segini kok gue blom ngapa-ngapain ya. Kayak masih SMA, masih suka main-main. Tapi gue males mikir buat persiapan jadi “dewasa”.

Ahh..mending tidur dulu. Hari ini juga masih banyak kerjaan. Mungkin mimpi bisa membawa inspirasi.

winamp’s playlists:

  • Peter pan – Mungkin Nanti
  • Stereofoam – 1997
  • Keane – Somewhere Only We Know
  • Gigi – Bisa Saja
  • Marcell – Jangan Pernah Berubah

13 Kata

ingin….

aprian - October 27th, 2004

aku sangat menginginkanmu,
hingga aku lupa untuk belajar menepikan hati darimu….

20 Kata

sweet dream…

aprian - October 22nd, 2004

Pernah punya mimpi ?.

Bukan, bukan mimpi bunga tidur, bukan mimpi soal nomer togel atau juga mimpi basah. Mimpi harapan maksudku. Keinginan yang besar. Kita biasa menyebutnya mimpi juga bukan ?

Dulu, seperti orang-orang lainnya, otakku selalu dijejalkan “jangan mimpi deh loe, ntar kalo gak kesampaian bisa gila“. Tapi ketika SMA, ketika saya ikut dalam kursus-kursus dalam sebuah MLM, hal pertama yang diajarkan adalah bagaimana membangun mimpi.

Benar… membangun mimpi.

Kata mereka, kita tidak boleh takut punya mimpi. Pesawat terbang dimulai dengan sebuah mimpi bahwa manusia juga bisa terbang seperti burung. Perjalanan keluar angkasa juga dimulai dari sebuah mimpi bahwa manusia bisa berjalan-jalan keluar dari bumi. Bahkan microsoft yang anda gunakan sekarang (ya kebanyakan -red) dibangun dengan mimpi untuk menghadirkan setiap PC di setiap rumah di seluruh dunia. Banyak kemajuan dibangun dari sebuah mimpi.

Aku lalu berpikir. Aku juga ingin punya mimpi. Dan aku juga ingin mewujudkan mimpi itu.

Aku mulai membuka majalah-majalah, melihat tivi, berjalan-jalan ke mal-mal. Di otakku banyak hal yang aku simpan, yang ingin aku jadikan mimpi.

Suatu hari, kata merekapun, kamu harus hidup dengan mimpimu, tidur dengan mimpimu, bernafas dengan mimpi, rasakan mimpimu mengalir di setiap pembuluh darahmu. Imajinasikan mereka hingga seperti nyata. Itu kata mereka.

Mulai kupotong-potong impian-impian yang ada dalam majalah, beberapa yang abstrak aku tulis dalam sebuah buku. Aku baca, aku bayangkan mereka setiap hari. Jika aku ke mal, aku akan melihatnya, memandangnya, mengelusnya, meresapinya seperti nyata dalam genggamanku.

Tahun-tahun berlalu.

Mimpi itu ternyata berubah-ubah. Ia mengikuti kita. Semakin hari, mimpi-mimpiku di masa SMA semakin memudar, berganti dengan mimpi-mimpi baru dari masaku di kuliah. Sekarangpun, itu ternyata berbeda lagi.

Tapi, kalau aku melihat mimpi-mimpiku…ada kesamaan. Ada satu garis merah dari mimpi-mimpiku. Satu kesamaan. Sebuah domain besar membungkus mimpi-mimpiku semua itu. Dan itu yang menjadi mimpi besarku. Mimpi yang akan aku perjuangkan.

Satu hal yang mereka tanamkan di otakku ketika SMA bahwa menggapai mimpi bukan persoalan yang mudah. Ketika kamu berani bermimpi maka kamu seperti menandatangani sebuah kontrak bahwa kamu mau menjalani perjalanan berat dengan semua resikonya tanpa mengeluh sedikitpun.

Buatku itu tidak mudah. Bermimpi memang mudah, tapi mewujudkannya, itu seperti sebuah mimpi buruk. Kadang ingin menyerah, berhenti saja dan melupakan mimpi-mimpi itu.

Ada kata-kata bijak yang aku dapat dari komik kungfu boy, kata-kata yang sederhana tapi membuatku bertahan, “Jangan menyerah. Kalau kamu menyerah semua orang yang kamu sayangi akan menderita“.

Dan temanku berbisik lembut dikupingku “be strong, everything gonna be fine“.

Ketika semua jalan seperti tanpa harapan, ketika semua cahaya hampir padam dan ketika semua asa telah hilang kata-kata itu mengusik takutku, menggangguku, membuat bertahan dan mencari setitik nyala lilin dalam gelap.

Sekarang, di titik ini, gerbang telah dibuka. Sebuah jalan berkabut tanpa pilihan untuk kembali sudah terbentang. Tapi disana, jauh disana, aku sudah melihat samar, mimpi-mimpi itu menanti untuk digenggam.

Perjalanan ini masih panjang dan masih banyak rintangan akan datang. Tapi aku percaya, 8 tahun lagi aku akan menggenggamnya, membuatnya nyata dalam diriku.

***

Dan kamu… apa mimpi-mimpimu?

22 Kata

how’s life ?

aprian - September 20th, 2004

Bojong gede express mbak“.

Satu ?“.

Kuanggukkan kepalaku.

Berjalan perlahan aku menuju tempat para penumpang menunggu. Malas. Ya, siang yang panas di Jakarta, tasku yang berat plus gak ada hal menarik yang bisa dilihat, yang setidaknya bisa mengurangi kebosananku.

Duduk bengong. Melihat orang berjalan lalu lalang. Beberapa wajah cukup enak dilihat. Mengurangi rasa bosanku.

Seorang ibu muda tergesa-gesa menarik kopernya, tersenyum sembari menggelayut manja pada pria disampingnya. Ibu-ibu yang menyuapi anaknya. Anak-anak kecil yang berlarian. Tukang koran yang berteriak-teriak. Kakek dan nenek yang berbagi roti.

Bagaimana hidup mereka ?“. Pikiran itu tiba-tiba datang menyelinap.

***

*message send*..itu terlihat dilayar hpku…hmm siapa lagi ya ?. Ya cukuplah itu dulu, lumayan buat sekedar tahu. Pesan yang kukirim cukup singkat…”how’s life ?”……

*1 message recieved*

+31655xxxx : hehe normal2x aja. Btw, siapa ni ya. Ga kenal no.nya ni
aku: Me. Remember ?. The one who lost his morning :)

+81292xxxxx : not so great…but no that bad…so-so lah :)
aku: kalo terlalu indah, itu berarti loe dah di surga, kalo terlalu bad, itu berarti loe dah di neraka. So so cukupkan buat hidup disini ?
+81292xxxxx : heuehuhuheuheuhueu..iya ya
aku : it’s nice hear u laught. Mer kerja lg fi :)
+81292xxxxx : thx pri

+81287xxxxx : biasalah anak muda…
aku : 32 muda ? Nyadar diri bu hehehehe :P

+81238xxxxx : life’s been ok..no so good but no complains here…how bout u ?
aku : *gak bales*

Senang mendengarnya kalau hidup mereka baik-baik saja. Beberapa yang tidak membalas pesanku mungkin sedang sibuk menikmati hidupnya yang indah.

***

Sudah jam 1/2 1“. Keretaku sebentar lagi datang. Berkirim-kirim pesan setidaknya sudah membunuh waktuku. Terima kasih :).

Ngomong-ngomong…. how’s your life ?

25 Kata

pagi

aprian - September 15th, 2004

tadi pagi cinta datang mengetuk
tapi …
ia pergi sebelum pintu dibuka

14 Kata