corat coret dinding biru

aprian - November 28th, 2002

Daripada nulis di dinding-biru, gue jawab disini aja (berkesan banyak yg mesen gini) :

dudul: nyari di imagebank.com , keyowrdna kalo gak salah waktu itu blue love

niqs: gak segitu bagus seperti saman, tapi mayanlah gak se-ringan trilogy fira basuki. Masih kurang juga dibandingkan ma supernova *supernova gue sapa yg minjem ya ?*

cassie: www.17tahun.com, kesana aja ya nak..:P

diki: jadiiii…ada 2 orang mahluk yg membantu finansial sayah….*senangnya*

aley: new le ot yee…i want my butterfly !!..ha ha ha ha

bunz: curhat2 lagi di tower yukz, bareng adul lagi…ktemu ya bunz di bdg.

yani: lam kenal juga.. :)

che: saya juga tergoda..perasaan tergoda membimbing saya menemukan pic itu..*garingz*

idang: kepingin apa ?..kepingin berenang ?…:P

minie: aw aw aw senang saya ma le ot situ.. ;)

agoestoeb: ladya cheryl tob lah..makasih linknya yaw…

ren: lagi duduk enak aja pokokna.. :P

tomze: biruna blom adem tom…masih dominan putih..tar aww baru semua membiroe

1 Kata

sendiri

aprian - November 26th, 2002

gak tahu pengen nulis apa. Lagi nggak enak perasaan gini, semua berkecamuk *blaH*.
Yang jelas hari ini lagi buete berat banget, gue pikir online bisa ngilangin, ternyata nggak. Makin parah adanya.

Gue ngerasa lagi kesepian gini…bener2 kesepian…feel so fuck`in lonely..Nggak ada temen buat cerita, nggak orang yg sekedar senyum buat nenangin perasaan..Dan nggak ada kamu gek yang bisa aku telp buat curhat2 numpahin kesel2 gak jelas kayak gini..

Udah tambah gak jelas gini gue ngetik apaan. Sebodo teuing mah, ini blog gue. Gue bebas ngisi apaan juga… -cuek-

Gue tidur aja…nenangin perasaan

kangen kamu gek….bangettt

4 Kata

Cinta dan Perkawinan Menurut Plato

aprian - November 26th, 2002

Ini kemaren iseng2 jalan2 ke blog temen2. Nemu ini di blog-nya mas irwan. Bagus juga apa yg dibilang plato disini. Baca deh

Cinta dan Perkawinan Menurut Plato

Satu hari, Plato bertanya pada gurunya, “Apa itu cinta? Bagaimana saya bisa menemukannya?

Gurunya menjawab, “Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta”

Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun.

Gurunya bertanya, “Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?”

Plato menjawab, “Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik). Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak kuambil ranting tersebut. Saat ku melanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari bahwa ranting-ranting yang kutemukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi, jadi tak ku ambil sebatang pun pada akhirnya.”

Gurunya kemudian menjawab “Jadi ya itulah cinta”

Di hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya, “Apa itu perkawinan? Bagaimana saya bisa menemukannya?”

Gurunya pun menjawab, “Ada hutan yang subur didepan saja. Berjalanlah tanpa boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh menebang satu pohon saja. Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang paling tinggi, karena artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan”

Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan membawa pohon. Pohon tersebut bukanlah pohon yang segar/ subur, dan tidak juga terlalu tinggi. Pohon itu biasa-biasa saja.

Gurunya bertanya, “Mengapa kamu memotong pohon yang seperti itu?”

Plato pun menjawab, “Sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya, setelah menjelajah hampir setengah hutan, ternyata aku kembali dengan tangan kosong. Jadi di kesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa tidaklah buruk-buruk amat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya kesini. Aku tidak mau menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya.”

Gurunya pun kemudian menjawab, “Dan ya itulah perkawinan.”

catatan kecil:

Cinta itu semakin dicari, maka semakin tidak ditemukan. Cinta adanya di dalam lubuk hati, ketika dapat menahan keinginan dan harapan yang lebih.

Ketika pengharapan dan keinginan yang berlebih akan cinta, maka yang didapat adalah kehampaan…tiada sesuatu pun yang didapat, dan tidak dapat dimundurkan kembali. Waktu dan masa tidak dapat diputar mundur. Terimalah cinta apa adanya.

Perkawinan adalah kelanjutan dari Cinta. Adalah proses mendapatkan kesempatan, ketika kamu mencari yang terbaik diantara pilihan yang ada, maka akan mengurangi kesempatan untuk mendapatkannya, Ketika kesempurnaan ingin kau dapatkan, maka sia-sialah waktumu dalam mendapatkan perkawinan itu. Karena, sebenarnya kesempurnaan itu hampa adanya.

3 Kata

aprian - November 23rd, 2002

blog lain

Tiap gue buka-buka blog temen-temen yang lain, gue heran mereka kok selalu kayakna nemu berita-berita bagus, link-link bagus, hal-hal aneh dan lucu. Apa niat gitu nyarinya pake google ? masukin keyword-keyword yang aneh-aneh, lucu-lucu, menarik ato yang terlintas di kepala ?. Ato mang nemu site-site itu karena dapat kiriman mail ato gak sengaja nemu ato dikasih tahu temen yang kebetulan lagi lewat depan komputer ? ato gimana ?. Abis kayaknya gue jarang nemu site-site yang asik gitu ? ato guenya aja kurang niat nyarinya ya ?.

Eh tapi emang seh gue gak niat banget nyarinya ampe masukin keyword-keyword di google. Sekedar salah jalan pas lagi nyari-nyari bahan buat kerjaan, ato kiriman dari temen aja. Kayaknya tingkat keniatannya perlu di pertebal lagi kali ya ?. Mayan buat ngebunuh boring-boring yang selalu lewat kalo jam nunjukin pukul 1 ampe 3 sore gituh :)

Trus-trus selaen ituh kayaknya tiap-tiap orang punya “bentuk” sama blog-nya masing-masing. Semacam ciri khas kali ya ?. Coba baca blog nya adith , blognya tyaz yang nyeritain kejadian sehari-hari tapi kayak baca cerpen gitu, bikin lucu dan terharu aja. Trus blog diki udhien enda thomze yang selalu ngasih berita-berita, teknologi, link-link yang baru dan asik-asik banget trus blog luki yang isinya banyak puisi-puisi gitu. Pas gue ngeliat blog gue sendiri, gue gak nemuin “bentuk” dari blog gue sendiri. Kayaknya kemana-mana gitu ?. Eh ato emang “bentuk” blog gue itu ya kemana-mana itu ya ? x-x . Yang isinya mulai dari puisi-puisi tak jelas, celoteh singkat, cerpen ato sekedar bercerita aja.

Gue ngeblog seh awalnya iseng doank, pengen gaya punya website yang ada blog-nya kayak punya diki (mahluk yg ngeracunin gue dg blog pertama kali). Gue dikenalin blog seh udah lama juga, 2 tahun yg lalu kayaknya. Itu ngisinya bertiga, gue diki sama anita. Isinya curhat-curhatan kejadian sehari-hari. Berhubung isinya rahasia pisan *gaya pake rahasia* makanya gak dipublish, soalnya kalo sampe terbaca ke tangan pihak-pihak yang berwenang (alias pacar, gebetan, kawan cela-cela2an dan sebangsanya) , bisa geger dunia persilatan *apa sehh :)*. Dulu sempet dipublish, trus alamatnya dirahasiakan. Eh pas si diki iseng-iseng masukin keyword namanya dia ke google maka muncullah semua curahan-curahan hati, makian, kata-kata melow kasar dan menjijikkan itu..*wiH*. Nah akhirnya disepakati blog tidak dipublish :). Dan blognya masih terisi sampai sekarang, cuma karena kesibukan masing-masing dan rasa bahagia yang sudah mulai mendera dari masing-masing personal (kecuali gue) makanya frekuensi nulis-nulis curhat-curhatannya jadi berkurang :)…eh jadi cerita kesini ?.

Nah balik ke topik asal lagi, kayaknya gue butuh nyari “bentuk” tersendiri dari blog gue. Masih blom tahu mau kayak gimana seh. Mungkin ikutin saran si diki aja pas pertama kali gue belajar bikin web. “Loe sering-sering aja bikin, ntar lama-lama loe pasti punya gaya sendiri yang nunjukin ciri khas loe”. Jadi skarang gue tetep isi apa yang gue mau aja ya, mungkin setahun dua tahun lagi *wihh lama* baru ketahuan blog gue tu sebenarnya kayak gimana.
Doakan saya ya…merdeka !! :)

0 Kata

Teach Me How To Read Map :P

cleopathetic - November 23rd, 2002

my life is like a big complicated city map..
it has paths to places..
some is interesting.. some isn’t
so many crossroads and dead ends.
so many highways and freeways..

there are streets, roads, avenues, boulevards,
alleys, aisles, bridges, fly overs..
all size of choices..
it’s all confusing..

everytime i look in to my life..
new routes seem to be appeared..
leaving me so many options to choose
whether i wanna do it an easy way,
or a hard way…
fast or slow..
no certainty whether i’m gonna failed or succeed..
and i can’t even see what’s gonna happen on the way there.

All i can do if i wanna get somewhere
is to walk on and choose which way to go

It would be much easier if i just know how to read my life.. :D

4 Kata